Desa Kopeng, lereng Gunung Merbabu
Film ini menceritakan perjalanan Sofyan Adi Cahyono sebagai petani muda, pendiri usaha Sayur Organik Merbabu (SOM) di lereng Gunung Merbabu, Dusun Sidomukti, Desa Kopeng, Getasan. Awal mula Sofyan menjadi petani karena paksaan dari orangtuanya, namun pada tahun 2014 ketika dia mulai kuliah di Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana, dia mulai tertarik dan serius berkecimpung di dunia pertanian. Pak suwadi, ayah Sofyan pun menjelaskan bahwa sejak kecil sofyan sudah sering ikut bertani dan membantunya di sawah. Bermodal lahan keluarga, Sofyan dan keluarga memulai menanam tanaman seperti kobis, jagung, cabe, wortel, tembakau dll. Namun, Pak Suwadi menjelaskan bahwa sekarang telah meninggalkan tanaman tembakau karena harga tembakau tidak pasti dan masa tanaman tembakau lebih lama dibanding dengan tanaman-tanaman lainnya.
Awal mula SOM berdiri karena inisiatif Sofyan untuk memenuhi kebutuhan pasar secara luas dengan mengajak teman-teman petani lainnya yang tergabung dalam Kelompok Tani Citra Muda untuk bertanam sayuran organik. Kelompok tani ini berfokus pada budidaya sayuran organic mulai dari pembuatan pupuk, penanaman, perawatan sampai ke pasca panen dengan mengelola 10 hektar yang dimana ada 40 jenis tanaman. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organic dan tidak menggunakan pestisida. Pemasaran produk SOM memanfaaatkan media social secara online seperti website, instagram, facebook dan whatsapp. Distribusi produk SOM dilakukan dengan system pesan – panen – antar atau one day service sehingga sayuran masih segar, bahkan produk SOM juga telah diekspor sampai ke Singapura melalui kargo pesawat. Sofyan mengungkapkan harapan kedepannya bahwa SOM bisa dikenal secara global. Selain itu, Sofyan menekankan bahwa profesi petani adalah pekerjaan yang sangat menjanjikan karena menghasilkan kebutuhan pokok, sehingga sangat berpotensi bagi para pemuda/i untuk menekuni bidang ini yaitu ‘yang muda, yang bertani’.

Menceritakan perjalanan Pak Toni sebagai petani yang beralih tanam di Desa Ketundan, Lereng Gunung Merbabu.

Menceritakan tentang Bu Mosonah dan Bu Aminah, seorang buruh tani yang tinggal di desa Windusari.

Menceritakan tentang Pak Diyo, seorang petani alih tanam di Desa Windusari, Lereng Gunung Sumbing.